FAITH EXPRESSED THROUGH OBEDIENCE
Published by Olwin Gosal in 2026 · 25 January 2026
FAITH EXPRESSED THROUGH OBEDIENCE
Shalom! Ada seorang yang diperintahkan Tuhan untuk membuat sebuah kapal yang besar, bukan dibangun untuk berlayar di lautan, tetapi untuk persiapan sebelum datangnya banjir besar. Ketika ia mulai membangun kapal itu, ada banyak orang yang mempertanyakan, menertawakan, menghujat. Orang tersebut mencoba menjelaskan bahwa Allahlah yang memerintahkan untuk membangun kapal besar itu kepada mereka. Tetapi mereka tidak percaya dengan apa yang ia katakan, karena mereka tidak percaya pada Tuhan. Meskipun dihujat dan ditertawakan namun ia tetap tekun mengerjakannya karena ia percaya dan mau taat kepada Tuhan. Ia membangun kapal itu diperkirakan sekitar seratus tahun lamanya, dan selama itu juga ia terus menerus ditertawakan dan dianggap aneh.
Mari kita buka Alkitab, Ibrani 11:7 berkata, karena iman, maka Nuh dengan petunjuk Allah tentang sesuatu yang belum kelihatan dengan taat mempersiapkan bahtera untuk menyelamatkan keluarganya; dan karena iman ia menghukum dunia, dan ia ditentukan menerima kebenaran, sesuai dengan imannya.
Karena iman, maka Nuh dengan petunjuk Allah tentang sesuatu yang belum kelihatan, Saudaraku, iman kepada Allah melampaui penglihatan manusia, meskipun Nuh belum melihat tanda-tanda tentang apa yang disampaikan Allah kepadanya, namun dia mau percaya dan taat melakukan bagiannya sesuai dengan instruksi yang Tuhan sudah sampaikan. Kejadian 6:22, “Lalu Nuh melakukan semuanya itu; tepat seperti yang diperintahkan Allah kepadanya, demikianlah dilakukannya.” Ayat ini berbicara ketaatan Nuh untuk membangun bahtera. Banyak penafsir Alkitab mengatakan bahwa Nuh membangun sekitar seratus tahun, dilihat dari rentan waktu kejadian 5:32 dikatakan setelah Nuh berumur lima ratus tahun, ia memperanakkan Sem, Ham dan Yafet dan Kejadian 7:6 Nuh berumur enam ratus tahun, ketika air bah datang meliputi bumi. Hal ini berbicara mengenai iman dan ketaatan yang diuji dalam waktu yang sangat panjang, namun Alkitab mencatat bahwa Ia membangun bahtera seperti apa yang Tuhan mau, modelnya, ukurannya, bahan-bahannya semua tepat seperti yang diperintahkan Tuhan!
Kejadian 7:5, “Lalu Nuh melakukan segala yang diperintahkan Tuhan kepadanya.” Ini berbicara tentang ketaatan ketika Allah perintahkan Nuh dan keluarganya masuk kedalam bahtera. Nuh taat dan memimpin keluarganya untuk taat pada perintah Allah. Dalam Kejadian 7:9 dikatakan, “datanglah sepasang mendapatkan Nuh ke dalam bahtera itu, jantan dan betina, seperti yang diperintahkan Allah kepada Nuh.” Tuhan mendatangkan binatang-binatang kedalam bahtera tepat seperti apa yang Ia sampaikan kepada Nuh.
Apa yang terjadi dalam kisah air bah, semuanya terjadi tepat seperti yang diperintahkan Allah. Dan hal ini menunjukkan bahwa Nuh seorang yang menghormati Tuhan dan firman-Nya. Jadi, Nuh dikatakan seorang beriman, karena telah melalui perjalanan hidup yang panjang dalam ketaatannya kepada Allah. Jadi bukan tiba-tiba saja, tapi ada satu proses yang sudah ia lewati, dimana benar-benar menunjukkan bahwa ia percaya dan mempercayakan hidup sepenuhnya kepada Allah, meskipun apa yang Allah perintahkan seakan sesuatu yang mustahil dan aneh bagi manusia.
Saudaraku, mungkin kita bertanya bagaimana supaya saya bisa mengerti perintah Allah seperti Nuh? Tidak ada cara lain hanya ketika kita hidup bergaul dengan Allah, Allah Roh Kudus akan memberikan kita hikmat, pengertian dan kepekaan untuk mengerti perintah dan kehendak Allah. Silahkan saudara dengarkan khotbah minggu kemarin.
Mungkin hari ini Allah memerintahkan kepada kita untuk berbuat sesuatu namun kita masih ragu-ragu, kita masih berpikir gimana nanti kedepannya. Apalagi ketika ada orang-orang yang berpikir bahwa apa yang kita akan lakukan itu aneh, suatu kebodohan, merugikan untuk diri sendiri, sehingga kita mulai goyah karena kita juga belum melihat, namun saudaraku taat saja, melangkah saja! Berjalan dengan iman dengan mata yang tertuju kepada Tuhan dan perintah-Nya! Berjalan sesuai perintah Tuhan memang banyak tantangan yang Ia ijinkan mendewasakan iman kita, tapi berjalan sesuai hikmat dunia adalah kebodohan yang akan mendatangkan kehancuran.
Saudaraku, dalam hal apa Tuhan meminta anda untuk taat pada perintahNya? Sekalipun itu terasa sulit dan berat. Bagaimana kita dapat melakukannya?
Tuhan akan menuntun anda selangkah demi selangkah mengikuti rencanaNya dalam hidup anda. Tapi pertanyaanNya, maukah anda taat? Amin.. God Bless You!