The Greatest Joy

PERSEKUTUAN INDONESIA RIVERSIDE
Go to content

The Greatest Joy

Persekutuan Indonesia Riverside
Published by Olwin Gosal in 2025 · 20 December 2025
The Greatest Joy


Shalom! Selamat hari natal untuk semua saudaraku!

Saudaraku, hidup dalam kebahagiaan dan sukacita adalah keinginan kita semua. Atau ada disini yang tidak ingin bahagia? Apa yang membuat kita bersukacita / berbahagia? Kita bahagia karena keberhasilan dalam keluarga, pekerjaan, studi. Bahagia karena menerima kabar tentang sesuatu yang sudah lama dinantikan. Hari ini kita mau merenungkan firman Tuhan dengan tema “The Greatest Joy”.

Mari kita buka Alkitab kita, Luke 2:10-11 “But the angel said to them, “Do not be afraid. I bring you good news that will cause great joy for all the people. Today in the town of David a Savior has been born to you; he is the Messiah, the Lord.”

“But the angel said to them”, saudaraku dari kalimat firman Tuhan ini mau menjelaskan bahwa berita kelahiran dan kedatangan Yesus dalam dunia bukan berasal dari karangan manusia, tapi berita ini adalah berita dari sorga, karena itu disampaikan oleh malaikat yang adalah penyampai berita dari Allah kepada manusia.

Mengapa berita kelahiran Yesus adalah berita gembira terbesar, atau berita yang paling membawa sukacita?

a.    Berita tentang Yesus adalah Juruselamat.

“Hari ini telah lahir bagimu Juruselamat.”

Mengapa kita membutuhkan juruslamat? Kejatuhan manusia dalam dosa, membuat manusia kehilangan kemuliaan Allah, menyebabkan putusnya hubungan manusia dengan Allah, dan membuat manusia ada dalam kegelapan dan ada dibawah hukuman maut. Jadi tidak ada manusia yang selamat, semua pasti mati. Jadi apa solusinya supaya manusia selamat? Harus ada penyelamat bagi manusia. Lalu apakah harus Yesus yang menyelamatkan manusia berdosa? Apakah tidak ada lain? Mungkin ada yang berkata bukankah kita manusia bisa berbuat baik, menolong sesama dan menyenangkan sesama? Bukankah manusia bisa selamat dengan melakukan ajaran agamanya, meskipun agamanya tidak percaya kepada Yesus? Dalam Yesaya 64:6 dikatakan “Demikianlah kami sekalian seperti seorang najis dan segala kesalehan kami seperti kain kotor; kami sekalian menjadi layu seperti daun dan kami lenyap oleh kejahatan kami seperti daun dilenyapkan oleh angin.” Roma 3:10 berkata “tidak ada yang benar, seorangpun tidak”, Roma 3:23 “karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah”. Manusia dapat merancang dan membuat banyak hal, namun yang tidak dapat dilakukan manusia adalah menyelesaikan dosa sendiri.

Saudaraku, dosa itu dilakukan oleh manusia, dan harus manusia yang menyelesaikan masalah dosa, untuk menyelesaikan dosa harus sempurna sesuai tuntutan Allah, namun tidak ada satu manusiapun dalam dunia ini yang sempurna, yang tanpa dosa. Dalam 2 Kor 5:21 dikatakan “Dia yang tidak mengenal dosa telah dibuat-Nya menjadi dosa karena kita, supaya dalam Dia kita dibenarkan oleh Allah.” Ibrani 4:15 “Sebab Imam Besar yang kita punya, bukanlah imam besar yang tidak dapat turut merasakan kelemahan-kelemahan kita, sebaliknya sama dengan kita, Ia telah dicobai, hanya tidak berbuat dosa.” Alkitab sangat jelas mengatakan bahwa Yesus itu kudus dan tidak berdosa, sehingga hanya Dia yang dapat membayar hutang dosa manusia kepada Allah. Dalam Matius 1:21 dikatakan “Ia akan melahirkan anak laki-laki dan engkau akan menamakan Dia Yesus, karena Dialah yang akan menyelamatkan umat-Nya dari dosa mereka.” Hal inilah yang ditegaskan oleh Petrus dalam khotbahnya dalam Kisah Para Rasul 4:12, “Dan keselamatan tidak ada di dalam siapa pun juga selain di dalam Dia, sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan.”

Saudaraku, berita ini adalah berita sukacita dan kebahagiaan terbesar bagi dunia, karena berbicara mengenai kelahiran satu-satunya pribadi yang dapat menyelamatkan manusia dari ikatan dosa dan kegelapan. Pribadi yang menyelesaikan masalah terbesar manusia. Agama apapun dan perbuatan baik sebanyak dan sebaik apapun tidak dapat menyelamatkan, maka tanpa Yesus kita pasti binasa, tanpa Yesus kita dikuasai kegelapan. Merayakan natal mengingatkan kita bahwa, manusia yang rusak karena dosa, tidak dapat membenarkan dan menyelamatkan diri sendiri dan semua usaha kita tidak dapat membawa kita dihadapan Allah, maka Allah sendiri yang datang kedalam dunia.

Jika seandainya ini adalah hari terakhir hidup anda, sudahkah anda memiliki jaminan keselamatan? Sudahkah saudara percaya bahwa Yesus satu-satunya Juruslamat? Sudahkah berita ini menjadi berita yang paling membahagiakan bagi saudara? Sudahkah berita ini kita bagikan kepada orang lain? Kehadiran Yesus sebagai Juruslamat dalam hati anda akan menjadi kekuatan dalam menjalani kehidupan dalam dunia ini, karena kamu tahu bahwa dunia ini sementara dan pada waktunya kamu akan bersama dengan Allah di surga.

b.    Berita tentang Yesus adalah Messias dan Tuhan.

“Juruselamat, yaitu Kristus, Tuhan, di kota Daud”.

Kata Kristus dari bahasa Yunani Christos atau Messias dari bahasa Ibrani artinya yang diurapi atau yang dipilih. Yesus diurapi untuk menjalankan misi penebusan, Ia datang untuk menjadi perantara antara Allah Bapa dan manusia yang berdosa. Dalam Perjanjian Lama yang diurapi adalah raja, imam dan nabi untuk menjalankan perintah Allah, namun dalam Perjanjian Baru semuanya ada dalam diri Yesus. Sebagai nabi, ia sendiri datang memberitakan Injil Kerajaan Allah. Sebagai imam, ia datang untuk mempersembahkan nyawanya. Sebagai raja, berarti Dia adalah pemilik kekuasaan tertinggi, ini berkaitan dengan kata Tuhan dalam ayat ini yang berasal dari bahasa Yunani κύριος (kurios) artinya Tuhan atau Tuan.

Kata Tuhan menunjukkan bahwa Yesus adalah Pemilik, Penguasa, yang berdaulat penuh. Kata κύριος (kurios) menegaskan bahwa Yesus adalah Allah yang harus menerima penghormatan tertinggi. Dalam Yohanes 1:1-3 “Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah.” Ia pada mulanya bersama-sama dengan Allah. Segala sesuatu dijadikan oleh Dia dan tanpa Dia tidak ada suatu pun yang telah jadi dari segala yang telah dijadikan. Ayat 14, Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh kasih karunia dan kebenaran.

Kita melihat disini bahwa ia adalah Raja dan Tuhan yang bukan hanya tinggal di tempat yang maha tinggi, tapi Dia Allah yang mau turun dekat dengan umat-Nya bahkan Ia adalah Allah yang mau tinggal dalam hati kita. Karena itu dikatakan Ia Allah Imanuel. Dalam Yesaya 9:5-6 dikatakan Ia adalah “Penasihat Ajaib, Allah yang Perkasa, Bapa yang Kekal, Raja Damai. Besar kekuasaannya, dan damai sejahtera tidak akan berkesudahan di atas takhta Daud dan di dalam kerajaannya,” Kehadiran Yesus sebagai Raja dan Tuhan dalam hati kita adalah satu-satunya kunci perdamaian kita dengan Allah Bapa, perdamaian dengan sesama, dimana kita menjadi anak-anak Allah yang menjadi pembawa damai.

Inilah adalah berita kesukaan terbesar karena berbicara mengenai Firman yang adalah Allah mau datang ke dalam dunia untuk saudara dan saya. Semua kebahagiaan diluar Kristus adalah sementara dan hanya akan membawa manusia pada kebinasaan yang kekal. Kebahagiaan terbesar ini, hanya dapat alami jika kita sungguh-sungguh menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat satu-satunya dalam hati.



JOIN OUR MAILING LIST:

© 2017-2026 Ferdy Gunawan
ADDRESS:

2401 Alcott St.
Denver, CO 80211
WEEKLY PROGRAMS

Service 5:00 - 6:30 PM
Children 5:30 - 6:30 PM
Fellowship 6:30 - 8:00 PM
Bible Study (Fridays) 7:00 PM
Phone (303) 961-3175
Email Address: Click here
Back to content